Nafas tandatangani MoU dengan perusahaan China untuk tingkatkan ketahanan pangan
NST

Nafas tandatangani MoU dengan perusahaan China untuk tingkatkan ketahanan pangan

KUALA LUMPUR: Asosiasi Petani Nasional (Nafas) hari ini menandatangani tiga nota kesepahaman (MoU), termasuk menjalin kerja sama internasional dengan tujuh BUMN asal China, untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Ketua Nafas Datuk Zamri Yaakob mengatakan kerja sama itu akan mencakup pertanian Cerdas; pengembangan produk baru; mekanisasi pertanian; dan penggunaan teknologi drone.

“Benih padi yang diproduksi menggunakan teknologi dari China mampu menghasilkan hasil yang lebih tinggi hingga 20 metrik ton. Ini pada gilirannya akan membantu kami (Nafas) dalam mewujudkan target pemerintah mencapai 75 persen dari tingkat swasembada ( SSL) produksi beras lokal.

“Selanjutnya, ini akan mengurangi ketergantungan pada beras impor,” katanya dalam pidatonya di acara makan malam dan peluncuran rapat umum tahunan Nafas ke-7 oleh Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob.

Menjabarkan, Zamri mengatakan investasi melalui kerjasama tersebut juga dapat meningkatkan produksi ayam, daging dan sayuran untuk pasar ekspor.

Dia mengatakan Nafas juga menandatangani dua MoU dengan Yayasan Pengembangan Ekonomi Islam Malaysia (YaPEIM) dan China’s Southeast Edible Bird’s Nest Capital Biotechnology Co Ltd.

“Nafas melalui Dana Tani Nasional akan berinvestasi pada proyek Ar-Rahnu YaPEIM melalui co-branding dengan konsep mudharabah (kemitraan) untuk cabang-cabang terpilih.

“Tujuannya adalah untuk memberikan fasilitas kredit mikro berbasis syariah kepada peternak (ternak), memperoleh modal usaha dan sumber daya untuk kegiatan produktif lainnya untuk mengembangkan sosial ekonomi ummat dan mencapai tujuan program sosial bisnis yang merupakan kegiatan inti dari YAPEIM,” ujarnya.

Adapun MoU dengan Southeast Edible Bird’s Nest Capital Biotechnology, kata dia, kerja sama itu akan melibatkan ekspor produk sarang burung walet yaitu Raw Sarang Burung Najis untuk kedua negara.

Penandatanganan MoU disaksikan oleh Ismail Sabri dan Menteri Pertanian dan Industri Pangan Datuk Seri Ronald Kiandee. — Bernama

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021