Malaysia membentuk gugus tugas bersama untuk mempelajari dampak pemindahan ibu kota Indonesia
NST

Malaysia membentuk gugus tugas bersama untuk mempelajari dampak pemindahan ibu kota Indonesia

KOTA KINABALU: Malaysia telah membentuk satuan tugas bersama untuk merencanakan dan memantau perkembangan di perbatasan Sabah dan Sarawak sejalan dengan rencana Indonesia untuk memindahkan ibu kotanya ke Kalimantan di pulau Kalimantan.

Menteri di Departemen Perdana Menteri (Sabah dan Sarawak Affairs) Datuk Seri Dr Maximus Ongkili mengatakan selain pembangunan infrastruktur, juga akan meninjau aspek seperti pariwisata, pertukaran budaya, pendidikan dan pariwisata kesehatan.

Dia mengatakan gugus tugas itu merupakan upaya bersama antara departemennya dan Mustapa dan akan dipimpin oleh Mustapa.

“Kami juga akan melihat isu-isu terkait keamanan perbatasan dan pengaturan kompleks Bea Cukai, Imigrasi, Karantina dan Keamanan di semua titik masuk antara kedua negara,” katanya dalam sebuah pernyataan tadi malam.

Ongkili mengatakan pembentukan gugus tugas terjadi setelah Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob dan anggota parlemen menyuarakan keprihatinan mereka tentang rencana yang diusulkan Indonesia untuk memindahkan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan.

Ia mengatakan gugus tugas sedang mempersiapkan kertas kerja untuk mengatasi masalah tersebut dan akan bertemu lagi pertengahan bulan depan dalam persiapan untuk pertemuan Dewan Khusus Perjanjian Malaysia 1963.

“Kedua menteri utama Sabah dan Sarawak akan terlibat dalam penyusunan strategi pembangunan perbatasan jangka panjang,” tambahnya. –BERNAMA

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021