Lebih banyak kategori pelancong segera setelah peluncuran Land VTL yang sukses
NST

Lebih banyak kategori pelancong segera setelah peluncuran Land VTL yang sukses

JOHOR BARU: Keberhasilan implementasi Land Vaccinated Travel Lane (VTL) kemarin dinilai mampu membuka jalan bagi dibukanya lebih banyak kategori pemudik dalam skema tersebut dalam waktu dekat.

Menteri Besar Datuk Hasni Mohammad mengatakan, misalnya, Johor tidak akan menghadapi masalah dalam memenuhi persyaratan untuk pembukaan perbatasan Malaysia-Singapura melalui Johor Causeway dan Linkedua.

Sementara itu, pemerintah Malaysia dan Singapura telah menyatakan komitmen dan kesiapannya untuk memastikan pembukaan perbatasan terus berlangsung dan jumlah pemudik atau kategori traveller bisa ditingkatkan.

“Ini kabar baik karena kita tahu tidak hanya dari kalangan warga Malaysia dan Singapura atau pemegang long term pass saja yang diperbolehkan, tetapi standar operasional prosedur (SOP) yang ada juga harus mengizinkan kunjungan keluarga dan sebaliknya.

“Jadi, semua itu (keberhasilan kemarin) adalah cerminan bahwa pembukaan perbatasan dapat diperluas lebih lanjut dalam waktu dekat,” katanya kepada wartawan setelah upacara penyerahan sumbangan kepada Asosiasi Cerebral Palsy Johor di gedung asosiasi, di sini hari ini. .

Hal itu disampaikan Hasni saat mengomentari hari pertama pelaksanaan Land VTL menggunakan layanan bus mulai dari Larkin Sentral Bus dan Terminal Angkutan Umum menuju Singapura melalui Johor Causeway.

Kemarin, Perdana Menteri Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan dia telah membahas langkah-langkah tambahan yang akan diterapkan oleh kedua negara pada perjalanan lintas batas antara Malaysia dan Singapura dengan mitranya dari Singapura Lee Hsien Loong.

Antara lain, untuk memasukkan semua kategori pelancong untuk VTL Darat, tunduk pada persyaratan kesehatan yang diputuskan oleh kedua negara; termasuk penambahan rute layanan bus melalui Link Kedua dan layanan kereta api yang dioperasikan oleh Keretapi Tanah Melayu Bhd (KTM); dan memperbolehkan secara bertahap kendaraan pribadi seperti sepeda motor dan mobil.

Pada proyek High Speed ​​Rail (HSR), Hasni mengatakan pemerintah negara bagian terbuka dan mendukung setiap langkah dan upaya untuk membahas pengembangan HSR.

Namun, dia berharap pembahasan bisa dimulai dari awal untuk membuat kesepakatan baru dan tidak meninjau kembali kesepakatan yang lalu atau mengubah kesepakatan yang telah dihentikan.

“Pemerintah negara bagian akan mendukung setiap langkah dan upaya untuk membahas pengembangan HSR, terlepas dari apakah berhenti di Johor atau Kuala Lumpur hingga Singapura karena Johor akan memanfaatkan sepenuhnya jika HSR dapat dikembangkan.

“(Karena) pembangunan di sepanjang keberpihakan, saya yakin, bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi di Johor,” kata Hasni.

Kemarin, Perdana Menteri Singapura mengatakan republik terbuka untuk saran baru dari Malaysia pada proyek HSR Kuala Lumpur-Singapura meskipun kedua negara sebelumnya telah sepakat untuk mengakhiri proyek.

“Perdana Menteri (Ismail Sabri) telah mengusulkan agar diskusi tentang HSR dihidupkan kembali dan saya menjawab bahwa Singapura dan Malaysia telah mencapai kesepakatan sebelum ini untuk mengakhiri proyek HSR, dan diselesaikan dengan ramah.

“Namun demikian, Singapura terbuka untuk proposal baru dari Malaysia mengenai proyek HSR dan Kementerian Perhubungan kedua negara akan membahas hal tersebut. Singapura berharap dapat menerima informasi lebih rinci dari Malaysia sehingga kami dapat mempelajari dan mempertimbangkannya sekali lagi, Lee mengatakan pada konferensi pers dengan Ismail Sabri kemarin bersamaan dengan kunjungan Perdana Menteri Malaysia ke Singapura.

Pada 1 Januari tahun ini, kedua negara, dalam pernyataan bersama, mengumumkan berakhirnya proyek HSR ketika keduanya gagal mencapai kesepakatan tentang perubahan yang diusulkan oleh Malaysia sebelum perjanjian proyek berakhir pada 31 Desember 2020.

Pada bulan Maret tahun ini, Malaysia mengumumkan pembayaran sebesar SG$102,8 juta (SG$1=RM3,09) ke Singapura untuk biaya yang dikeluarkan untuk mengembangkan proyek HSR dan sehubungan dengan perpanjangan penundaannya. –BERNAMA

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021