Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) |  Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) – Perjalanan untuk Meningkatkan Konektivitas Digital
MCM

Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) | Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) – Perjalanan untuk Meningkatkan Konektivitas Digital

Di hari ini dan usia, akses internet sangat penting untuk kualitas hidup yang baik. Untuk menutup kesenjangan digital, inisiatif Jalinan Digital Negara (Jendela) diperkenalkan oleh Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) untuk meningkatkan konektivitas digital dan mencapai cakupan 4G di seluruh negeri, yang memungkinkan semua rumah tangga menjelajahi Internet. Inisiatif transformatif ini sejalan dengan Rencana Malaysia ke-12 (12MP) untuk pertumbuhan digital. Pemerintah telah mengalokasikan RM28 miliar untuk memperkuat dan meningkatkan cakupan ke sembilan juta tempat. Jaringan serat optik tetap ini akan mencakup 100% wilayah berpenduduk secara bertahap dengan kecepatan hingga 100Mbps pada tahun 2025. Beberapa pencapaian penting sejauh ini: > 94,03% wilayah berpenduduk memiliki akses 4G. > Layanan mobile broadband sekarang mencapai kecepatan rata-rata 31,34Mbps. > 6,4 juta tempat memiliki akses ke broadband tetap stabil. > 702 dari 5.394 stasiun pemancar telah ditingkatkan ke teknologi 4G. > 362 menara baru akan dibangun pada akhir tahun 2022 untuk meningkatkan jangkauan 4G di daerah berpenduduk nasional. Di daerah terpencil Sabah dan Sarawak, dan desa Orang Asli, layanan broadband akan ditingkatkan dengan menggunakan teknologi satelit. Untuk tujuan ini, 839 lokasi di seluruh negeri telah diidentifikasi untuk memastikan bahwa jangkauan broadband yang stabil dapat disediakan untuk daerah-daerah terpencil yang sulit diakses dengan serat optik dan teknologi seluler. Saat ini sedang dalam proses implementasi dan diharapkan selesai secara bertahap mulai November tahun ini hingga awal 2022.

Akhir dari 3G
Seperti yang kita ketahui, fasilitas 3G akan ditutup total karena kami secara bertahap beralih ke layanan 4G akhir tahun ini. Tujuan utama Jendela juga adalah untuk menggunakan kembali spektrum untuk 4G dan mendukung implementasi jaringan 5G – memungkinkan pengguna untuk mendapatkan kualitas dan pengalaman layanan yang lebih baik saat berselancar di Internet, streaming video, atau menggunakan layanan online. Untuk cakupan yang komprehensif, berbagai inisiatif pemerintah dan penyedia layanan telah diperkenalkan untuk membantu orang Malaysia, terutama yang berada dalam kategori B40, untuk mendapatkan akses Internet dan perangkat pintar berkemampuan 4G yang portabel dan terjangkau. Beberapa inisiatif termasuk Pakej Remaja Keluarga Malaysia dan Pakej Peranti Keluarga Malaysia yang diluncurkan pada bulan Oktober tahun ini. Ada juga Pakej Perantisiswa Keluarga Malaysia yang diumumkan pada Anggaran 2022.

5G memacu digitalisasi
menjanjikan kecepatan dan akses Internet yang lebih tinggi sekaligus menciptakan lebih banyak layanan cerdas yang berdampak langsung pada kesejahteraan orang Malaysia. Digital Nasional Berhad (DNB), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Kementerian Keuangan, diberi mandat untuk mengimplementasikan infrastruktur dan jaringan 5G secara nasional. DNB akan menyediakan layanan grosir 5G kepada perusahaan telekomunikasi dengan tarif yang transparan dan kompetitif. MCMC akan memantau tren agar harga yang ditetapkan adil dan berdasarkan cost recovery. Layanan 5G yang ditawarkan melalui teknologi multi-operator core network (MOCN) dapat dibagikan dengan semua perusahaan telekomunikasi. DNB melakukan uji integrasi jaringan akses radio (RAN) 5G di lebih dari dua jaringan di tanah air, dan berhasil menggabungkan total lima jaringan, dengan jaringan keenam yang akan segera terintegrasi. Integrasi ini memungkinkan berbagi infrastruktur jaringan dan penggunaan sumber spektrum, sekaligus menurunkan biaya. Jaringan 5G diluncurkan pertama kali di Bukit Tunku di Lembah Klang dan akan berlanjut di Putrajaya, Cyberjaya, dan Kuala Lumpur pada akhir tahun.

Digitalisasi memberdayakan bisnis kecil​
Selain membangun infrastruktur digital, Pusat Ekonomi Digital Keluarga Malaysia (PEDi) dilengkapi dengan layanan akses broadband dan fasilitas infrastruktur digital dengan staf terlatih untuk memberikan layanan untuk memberdayakan usaha kecil menengah (UKM) dan membina wirausahawan pemula. Berbagai program akan membantu mereka mengembangkan bisnis mereka melalui platform e-niaga dan selanjutnya menawarkan produk mereka sendiri melalui jaringan supermarket. Saat ini terdapat 873 pusat PEDi secara nasional dengan 37 lainnya diharapkan akan dibuka pada kuartal pertama tahun 2022. Pada akhir tahun depan, 173 pusat lainnya akan didirikan, sehingga total 1.083 pusat.

Jendela Map​
Pada bulan Juli, Jendela Map (jendela.my) diluncurkan untuk memungkinkan pengguna memeriksa jangkauan jaringan mereka di area mana pun, melaporkan masalah jaringan dan meminta layanan broadband nirkabel tetap dari penyedia layanan jaringan. Sejauh ini, MCMC telah menerima umpan balik dari 18.247 pengguna dan 6.566 laporan telah berhasil diselesaikan. Peta juga mengandalkan informasi crowdsourced dan dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan broadband dan jangkauan dari waktu ke waktu. Inti dari Jendela adalah untuk menciptakan ekosistem yang lebih holistik sehingga masyarakat Malaysia dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Sejalan dengan semangat Keluarga Malaysia yaitu tentang kemakmuran, inklusivitas, keberlanjutan, upaya untuk mengimpor konektivitas digital akan membantu negara untuk bersaing dengan negara-negara maju lainnya seiring kemajuan ekonomi global menuju era baru digitalisasi dan e-commerce.

Posted By : Keluaran HK Hari Ini