Johor DoE menahan direktur pabrik, manajer atas pencemaran sungai
NST

Johor DoE menahan direktur pabrik, manajer atas pencemaran sungai

JOHOR BARU: Departemen Lingkungan Hidup (DoE) Johor menangkap seorang direktur dan manajer pabrik pelapisan logam di Kawasan Industri Pasir Gudang, di sini, untuk membantu penyelidikan insiden pencemaran di Sungai Selangkah baru-baru ini.

Direkturnya Dr Mohd Famey Yusoff mengatakan kedua pria itu, seorang direktur berusia 50-an dan seorang manajer berusia 35 tahun, ditangkap kemarin di distrik itu sekitar pukul 4 sore.

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat terkait kondisi sungai yang tidak normal pada Senin (29/11) lalu dan keluarnya limbah hijau dari saluran pabrik terdeteksi melalui pemeriksaan lanjutan yang dilakukan oleh cabang DoE Pasir Gudang.

“Penyelidikan terhadap sistem pengolahan limbah di pabrik menemukan bahwa itu dibanjiri air kehijauan.

“Oleh karena itu, telah diberlakukan Tindakan Operasi Peralatan (POK) untuk menghentikan sumber air hijau dan pabrik telah diinstruksikan untuk mengambil tindakan perbaikan dan pembersihan yang tepat,” katanya saat dihubungi Bernama di sini hari ini.

Mohd Famey mengatakan pengambilan sampel limbah juga dilakukan dimana sampel dikirim ke Departemen Kimia untuk dianalisis.

Dia mengatakan kedua orang itu ditahan berdasarkan Bagian 37C Undang-Undang Kualitas Lingkungan 1974 untuk penyelidikan lebih lanjut dan tindakan penegakan diambil berdasarkan Bagian 25 Undang-Undang Kualitas Lingkungan 1974 yang, jika terbukti bersalah, dapat mengakibatkan denda hingga RM100.000 atau hukuman penjara. maksimal lima tahun atau keduanya. – Bernama

© New Straits Times Press (L) Bhd

Posted By : togel hari ini hongkong yang keluar 2021